Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba

1145 views

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba Foto - Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini coollove.bizakan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba

Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba

cerita-dewasa-bercinta-di-rimbaCerita Dewasa - Pada suatu liburan sēkolah yang panjang, kami dari sēsuatu SLTA mēngadakan pēndakian gunung di Jawa Timur. dēlēgasi tērdiri dari 5 laki-laki dan 5 wanita. Diantara dēlēgasi itu satu guru wanita (guru biologi) dan satu guru pria (guru olah raga). Acara liburan ini sēsungguhnya amat tidak didukung olēh cuaca. Soalnya, acara kami itu diadakan pada awal musim hujan. Tapi kami tidak sēdikitpun gēntar mēnghadapi ancaman cuaca itu. Ada yang sēdikit mēngganjal hati saya, yakni ibu Guru Anisa (saya mēmanggilnya Anisa) yang populēr galak dan judēs itu dan anti cowok! dēngēr-dēngēr dia itu lēsbi. Ada yang bilang dia patah hati dari pacarnya dan kini sok anti cowok. Bu Anis usianya bēlum 30 tahun, sarjana, cantik, tinggi, kulit kuning langsat, full prēss body. namun kawan - kawan cēwēk lainnya tērdiri dari cēwēk-cēwēk bawēl tapi cantik-cantik dan pēriang, cowoknya, tērus tērang saja, sēmuanya bandit asmara! tērhitung Pak Martin guru olah raga kami itu.

ēkspēdisi mēnuju puncak gunung, mulai dari kumpul di sēkolah hingga tiba di kaki gunung di pos pēnjagaan i kami lalui riang gēmbira dan mulus-mulus saja. Sēpērti biasanya dēlēgasi bērangkat mēnuju kē sasaran mēlalui jalan sētapak. Sampai tēngah hari, kami mulai mēmasuki kawasan yang bērrimba lēbat satwa liarnya, yang sēbagian bēsar tērdiri dari monyēt-monyēt liar dan galak. mēndēkati sorē, sēsudah dēlēgasi istirahat sēbēntar untuk makan dan minum, kami bērangkat lagi. Kata Pak Martin sēbēntar lagi sampai kē tujuan. Saking lēlahnya, dēlēgasi mulai bērkēlompok dua-dua. nasib baik aku bērjalan paling bēlakang mēnēmani si bawēl Anisa dan disuruh mēmbawa bawaannya lagi, bērat juga sih, sēbēl pula! Sēbēntar-sēbēntar minta istirahat, bahkan sampai 10 mēnit, lima bēlas mēnit, dan dia bētul-bētul kēcapēan dan bētisnya yang putih itu mulai mēmbēngkak.

Kami bērangkat lagi, tapi cēlaka, dēlēgasi di dēpan tidak nampak lagi, nah lo?! Kami kēbingungan sēkali, bahkan bērtēriak mēmanggil-manggil mērēka yang bērjalan duluan. Tak ada sarimba sēdikitpun, yang tērdēngar cuma raungan monyēt-monyēt liar, nada/suara burung, bahkan sēsēkali auman harimau. Anisa amat kētakutan auman harimau itu. Akhirnya kami tērus bērjalan bērbasickani naluri saja. Rasa-tērasa jalan yang kami lalui itu bēnar, soalnya cuma ada satu jalan sētapak yang biasa dilalui orang.

Sial bagi kami, kabut tiba-tiba turun, udara dingin dan lēmbab, hari mulai gēlap, hujan turun rintik-rintik. Anisa minta istirahat dan bērtēduh di sēsuatu pohon amat bēsar. Hingga hari gēlap kami tērsasar dan bēlum bērtēmu dēlēgasi di dēpan. Akhirnya kami mēngambil kētētapan untuk bērmalam di sēsuatu tēpian batu cadas yang sēdikit sēpērti goa.

Hujan sēmakin lēbat dan kabut tēbal sēkali, udara mēnyēngat kētulang sumsum dinginnya. Bajuku basah kuyup, dēmikian juga baju Anisa. Dia mēnggigil kēdinginan. Sēkējap saja hari mēnjadi gēlap gulita, tiupan angin kēncang yang dingin. Kami tērsēsat di tēngah rimba lēbat.

Tanpa sadar Anisa saking kēdinginan dia mēmēluk aku. "Maaf" katanya. Aku diam saja, bahkan dia minta aku mēmēluknya ērat-ērat agar hangat tubuhnya. Pēlukan kami sēmakin ērat, sēiring kēncangnya dēras hujan yang dingin. Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami bērpēlukan mēnahan dingin.

sēsudah hujan rēda, kami mēmbongkar ransēl masing-masing. Tujuan utamanya ialah mēncari pakaian tēbal, sēbab jakēt kami sudah basah kuyup. Sēluruh pakaian bawaan Anisa basah kuyup, aku cuma punya satu jakēt parasut di ransēl. Anisa minta aku mēminjamkan jakaētku. Aku sētuju. Tapi apa yag tērjadi? wow..Anisa dalam suasana dingin itu mēmbongkar sēluruh pakaiannya guna diganti yang agak kēring. Mulai dari jakēt, T. Shirt nya, BH nya, wah aku mēlihat sēluruh tubuh Anisa. Dia cuēk saja, buah dadanya nampak samar-samar dalam gēlap itu. Tiba-tiba dia mēmēlukku lagi.
"Dingin bangēt" katanya. "Tērang dingin, habis kamu bugil bēgini" jawabku.
"Habis bagaimana? basah sēluruh, tolong pakaiin aku jēkētmu dong?" pinta Anisa.
Aku mēmakaikan jakēt parasut itu kētubuh Anisa. Tanganku bērsinggungan buah dadanya, dan aku bērguman
" Maaf Nisa?"
"ēnggak apa-apa?!": sahutnya.
Hatiku jadi ēnggak karuan, udara yang aku rasakan dingin Datang-Datang jadi hangat, ēntah apa pēnyēbabnya. Anisa mērangkulku, "Dingin" katanya, aku pēluk saja dia ērat-ērat. " Hangat bu?" tanyaku " iya, hangat sēkali, yang kēncēng dong mēluknya " pintanya. Otomatis aku pēluk ērat-ērat dan sēmakin ērat.

Anēh bin ajaib, Anisa tampak sudah mēnjadi kurang mērasakan kēdinginan malam itu, sēpērti aku juga. Dia mēraba bibirku, aku rēflēx mēncium bibir Anisa. Lalu aku mēnghindar. "mēngapa?" tanya Anisa
" Maaf Nisa? " Jawabku.

" Tidak apa-apa Rangga, kita dalam suasana sēpērti ini saling mēmbutuhkan, bēgini kita saling bērnafsu, nafsu itu mēmbangkitkan panas dalam darah kita, dan bisa mēngurangi rasa dingin yang mēnyēngat.
Kēmbali kami bērpēlukan, bērciuman, hingga tanpa sadar aku mēmēgang buah dadanya Anisa yang montok itu, dia diam saja, bahkan sēpērti mēningkat nafsu birahinya. Tangannya rēflēk mērogoh cēlanaku kēdalam hingga masuk dan mēmēgang pēnisku. Kami masih bērciuman, tangan Anisa mēlakukan gērakan sēpērti mēngocok-ngocok 'Mr. Pēnny'ku. Tanganku mulai mērogoh 'Ms. Vēggy'nya Anisa, astaga! dia rupanya sudah mēlēpas cēlana dalamnya sēdari tadi. gara-gara rēmang-rēmang aku sampai tak mēlihatnya. 'Ms. Vēggy'nya hangat sēkali bagian dalamnya, bulunya lēbat.

Anisa sēpontan mēlēpas sēluruh pakaiannya, dan mēminta aku mēlēpas pula. Aku tanpa basa basi lagi langsung bugil. Kami bērgumul diatas sēmak-sēmak, kami mēlakukan jalinan badan ditēngah gēlap gulita itu. Kami saling ganti posisi, Anisa mēminta aku dibawah, dia diatas. Astaga, goyangnya!! cērita bangēt dia? kan bēlum kawin?
" Kamu kuat ya?" bisiknya mēsra.
" Lumayan sayang?!" sahutku sētēngah bērbisik.
" Biasa main dimana?" tanyanya
"Ada apa sayang?" tanyaku kēmbali.
" Akh ēnggak" jawabnya sambil mēlēpas 'Ms. Vēggy'nya dari 'Mr. Pēnny'ku, dan cēkatan dia mēngisap dan mēnjilati 'Mr. Pēnny'ku tanpa rasa jijik sēdikitpun. Anisa mēminta agar aku mēngisap buah dadanya, lalu mēnghimpit kēpalaku dan mēnuntunnya kē arah 'Ms. Vēggy'nya. Aku jilati 'Ms. Vēggy' itu tanpa rasa jijik pula. Tiba-tiba saja dia minta pērsētubuhan lagi, lagi dan lagi, hingga aku ējakulasi.

Aku sēmpat mēnanya, "Bagaimana jika kamu hamil?"
" Don't worry!" katanya. Dan sēsudah dia mēmēbērsihkan 'Ms. Vēggy'nya dari spērmaku, dia mērangkul aku lagi. Malam sēmakin larut, hujan sudah rēda, bintang-bintang di langit mulai bērsinar. Pada jam 12 tēngah malam, bulan nampak bērsinar tērang bēndērang. Paras Anisa tampak anggun dan cantik sēkali. Kami bērcakap-cakap ngalor-ngidul, soal kondom, soal sēkolah, soal nasib guru, dsb. sēsudah bērcakap-cakap sēkian jam, tēpat pukul 3 malam, Anisa minta bērsētubuh ku lagi, katanya nikmat sēkali 'Mr. Pēnny'ku. Aku sēmakin bingung, dari mana dia tahu macam-macam rasa 'Mr. Pēnny', dia kan bēlum nikah? tidak punya pacar? kata orang dia lēsbi. Baca Selengkapnya

Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga coollove.bizjuga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Bercinta Di Rimba

Tags: #Bokep online

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs