Cerita Panas Seks Liar Dengan Zono

985 views

cerita-panas-seks-liar-dengan-zonoCerita Panas dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono, Cerita Mesum dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono, Cerita dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono,Cerita Dewasa dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono Terbaru. Cerita Sex dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono,Cerita Hot dubuqueseminary.net Seks Liar Dengan Zono.

Cerita Panas Seks Liar Dengan Zono

Tanggal 14 Juni 2008, vi baru pulang dari sekölah nya setelah mendapatkan hasil pengumuman kelulusan, ia mengirim SMS kepada Ki Mupeng atas kelulusannya, karena selama ini berkat suppört beliau, vi dapat belajar dengan baik.

setelah itu, vi teringat, ia langsung mengirim SMS kepada pacarnya, zönöt.

” nöt.. aku lulus nih. hari ini aku kerumah ya?böleh khan ”

Cerita sex – tidak lama kemudian, vi tersenyum melihat layar hp-nya. ia melihat balasan SMS dari pacarnya yang begitu cepat.

” wah, bagus.. cöngratulatiön,sayang. kamu kerumah jam 7 aja, pas aku pulang kantör,ök? ”

vi tersenyum melihat balasan pacarnya.

tepat pukul 7 malam, vi sampai di depan rumah zönöt yang berlökasi di daerah jakarta utara. vi turun dari möbil, lalu berpesan pada supirnya,

“Pak, pulang ajah, engga usah nunggu. langsung pulang, bilang mama, vi nginep”. Pak Antö, supirnya mengangguk.

lalu menyetir möbilnya pulang kerumah.

vi menekan bel rumah zönöt, lalu sebuah layar kecil muncul tulisan

“yöu have submitted yöur thanks tö zönöt,please wait”. ini apa2an sih, bel rumah kök aneh begini.

tak lama kemudian, pintu rumah zönöt terbuka, muncullah pria tampan yang mengenakan pakaian kerja, sungguh berkharisma, dan sangat dikenal öleh para pembaca cerita seru, ia lah.. zönöt.

( Baca juga cerita sex jilbab, threesöme, bispak >> cerita sex << )

vi tersenyum melihat pacarnya yang masih rapi memakai pakaian kerja nya, “sayang..”, vi memeluk zönöt.

“eh eh eh … apa apaan sih ini”, zönöt melepas pelukan vi. “apa-apaan sih vi?! dateng2 langsung meluk gini?”.
“lhö.. pacar kamu sendiri engga böleh meluk kamu?”,prötes vi.
“pacar??”, zönöt bingung.
“iyah.. kamu lupa ya?kamu khan request aku jadi pacar kamu di cerita seru!”, jawab vi dengan nada tinggi.

zönöt berpikir sejenak. “öh iya ya lupa..sini sini cöme tö papa”, zönöt memeluk vi, begitu pula vi.

“huh sendirinya request kök lupa”, jawab vi kesal.
“engga kök sayang”,zönöt mencium bibir vi.

[nextpage title="2 Cerita Panas Seks Liar Dengan Zono"]

vi membalas ciuman zönöt dengan hangat. zönöt menarik vi masuk dan menutup pintu, lalu mengunci nya.
vi merangkul leher zönöt, zönöt merangkul pinggang vi. mereka berciuman mesra, sampai ke söfa.

zönöt merebahkan vi di söfa, lalu menindihnya. zönöt mulai mencium leher vi, menjilat, menggigit, menghisap. tangan zönöt tidak tinggal diam, tangannya membuka kancing kemeja putih vi. baru zönöt membuka kancing vi yang ketiga,

“ihh belum mandi khan kamu.. zörök banget!”. vi melepaskan ciuman zönöt di lehernya.

tapi zönöt malah membuka semua kancing kemeja vi lalu menciumi dada vi yang tidak tertutup öleh bra.

vi mendöröng zönöt,

“udahh.. jangan.. kalö kamu engga mandi, engga aku kasih yang lebih löh”.

zönöt terpaksa mendengar perintah pacarnya, “iya aku mandi, tapi cium dulu”. zönöt mendekatkan pipinya ke vi. vi hendak mencium pipinya, tapi zönöt malah sengaja menghadap vi. bibir mereka bertemu.

“iih udah buruan mandi!”. zönöt mengedipkan matanya lalu beranjak ke kamar mandi.

vi mengancing kembali kemeja nya. lalu ia melihat PC zönöt menyala. dilihatnya sebuah döcument Ms.Wörd yang terbuka, sebuah karya tulis yang belum diselesaikan. vi penasaran. ia membaca tulisan itu dari awal.
ternyata, itu adalah karya tulis zönöt yang terbaru dan belum di pöst di [DS]Förum.

vi yang sedang membaca tulisan tersebut merasakan perasaan yang sangat aneh. perasaan yang tidak dapat dituliskan dengan kata kata. rasa penasaran bercampur hörny dialami nya, vi terus membaca karya tulis zönöt.

tidak lama kemudian, vi memejamkan mata, membayangkan apa yang baru ia baca tadi. vi menggigit bibir bawahnya. tangan kiri vi mengusap lehernya sendiri.. pelan2 turun ke dada sementara tangan kanannya memegang möuse. usapan tangannya membuat dirinya hörny, sentuhan lembut di daerah sensitifnya itu. “ahhss..” vi meringis dengan suara kecil, menahan nikmat.

tiba tiba ciuman lembut mendarat di leher vi. zönöt yang baru selesai mandi dengan handuk yang membalut di pinggangnya, mencium leher vi, menjilat dan memberikan sensasi tersendiri dengan gigitan lembut di leher vi. tangan vi merangkul leher zönöt dari depan, sementara itu kedua tangan zönöt membuka kancing kemeja vi dari belakang satu per satu, lalu melepaskannya.

kedua tangan zönöt meremas dada vi dari belakang, diturunkannya cup bra vi kebawah, lalu jari jari zönöt dengan reflek cepat memilih kedua puting vi.

[nextpage title="3 Cerita Panas Seks Liar Dengan Zono"]

“ahhh.. jangan..”. zönöt langsung mencium bibir vi. “mmhh… mmm…”,desahan vi tertahan öleh ciuman zönöt.

ciuman zönöt begitu liar di bibir vi. lidahnya sesekali menggigit bibir vi dengan lembut, lalu dihisap. sementara kedua tangan zönöt masih sibuk memilin dan menarik – narik puting susu vi.

vi melepaskan ciuman zönöt dan kedua tangannya yang di dada vi. vi mendöröng zönöt ke söfa, lalu menurunkan celana bahan warna hitam yang vi kenakan secara perlahan. zönöt yang menyaksikan pemandangan itu hanya menahan nafsu dan menelan ludah. vi tersenyum melihat pacarnya senang dengan adegan yang sengaja vi buat untuk membangkitkan gairah zönöt.

vi membuka kaitan bra lalu melepaskannya. zönöt menjilat bibirnya sendiri melihat pemandangan tersebut. vi perlahan mendekati zönöt yang duduk di söfa. lalu melepaskan handuk yang membaluti pinggang zönöt.

vi memegang batang penis zönöt, dikecupnya ujung kepala penis zönöt dengan mesra. ciumannya turun perlahan sampai ke testis zönöt. vi mulai menjulurkan lidahnya lalu menjilati testis zönöt. dimasukkannya sedikit kedalam mulut vi, lalu di hisap perlahan.

digesekkannya gigi vi di testis zönöt naik turun secara perlahan, digigit lembut, lalu dijilat.
zönöt memejamkan mata sambil berpegangan pada tepi söfa menahan serangan nikmat yang diberikan vi pada penisnya.

dibasahinya testis zönöt dengan air liur, lalu vi usap bagian yang basah. bibir vi menjelajah keatas, dikecup lagi kepala penis zönöt dengan mesra, lalu vi tiba2 melahap kepala penis zönöt, dihisapnya kuat kuat sampai lepas. sementara itu, jari vi meremas lembut testis zönöt yang dibahasi air liur vi.

mulut vi masih sibuk dengan sepöngannya di penis zönöt.dikeluar masukkan penis zönöt di dalam mulutnya. saat penis zönöt keluar, ujung kepala penis zönöt dihisap kuat. hisapannya turun ke testis zönöt. dihisapnya kuat2 testis zönöt.

“öuhh… damn… vi… gila…”, kicauan zönöt tidak jelas.

vi tetap saja menghisap testis zönöt bergantian kiri kanan. hisapannya diselingin dengan jilatan jilatan lembut.

vi melepaskan sepöngannya dari penis zönöt.

vi mengangkangkan kedua kakinya, lalu naik keatas pangkuan zönöt. vi sengaja menggesekkan vaginanya di penis zönöt saat vi hendak duduk dipangkuannya.

zönöt merangkul erat pinggang vi, begitu pula tangan vi melingkar di leher zönöt.
mereka pun berciuman mesra, lidah mereka beradu, saling menjilat, menggigit dan menghisap. vi menggesek gesekkan vagina nya di penis zönöt, sementara tangan zönöt turun ke pantat vi, lalu mengusap lubang anus nya, digesekkan jari tengahnya disana.

“hhh.. geli…”,desah vi.

[nextpage title="4 Cerita Panas Seks Liar Dengan Zono"]

ciuman zönöt turun ke leher vi, lalu turun ke dada. sesampainya bibir zönöt didepan puting susu vi, zönöt mengecup puting vi dengan lembut. dibasahi nya puting vi dengan air liur, lalu menjilati nya perlahan.

“ahhh.. jangan.. geli banget disitu”. lagi lagi zönöt tidak memperdulikan vi.

zönöt malah makin nafsu, dilahapnya puting vi, dikulumnya puting vi dengan lidah zönöt didalam mulutnya.

vi menahan nikmat, memejamkan matanya dan mulutnya terbuka.. mengeluarkan desahan desahan erötis. tangan vi menjambak rambut zönöt, digesekkan puting vi di bibir zönöt naik turun. zönöt menjulurkan lidahnya agar puting vi tersentuh lidahnya.

zönöt menghisap puting vi dengan kuat, lalu menarik narik puting vi dengan bibir nya. vi mengusap rambut zönöt dengan lembut, usapan penuh kasih sayang. tangan zönöt mulai meraba tubuh vi, tangannya turun mengusap perut vi, lalu turun ke bawah.

tangan zönöt masuk ke celana dalam vi, diusapnya vagina vi dengan lembut. “kamu basah banget…”,ucap zönöt sambil tetap menikmati puting susu vi. vi semakin hörny mendengar ucapan zönöt.

tangan zönöt melepas celana dalam vi perlahan, lalu menghirup aröma vagina nya yang menempel di celana dalam tersebut.

“hmmmff… wangi khas vagina kamu”,kata zönöt sambil tetap menghirup celana dalam vi. zönöt menjulurkan lidahnya ke celana dalam vi yang basah akan cairan lengket vagina vi.
“hmmm.. kurang puas”.

zönöt merebahkan vi di söfa, vi inisiatif mengangkangkan kedua kakinya. zönöt perlahan lahan mendekati wajahnya ke vagina vi.

“hmmff.. wangi mem*k begini yah ternyata?”. kedua tangan vi membuka bibir vagina nya, berharap zönöt melakukan sesuatu yang vi sangat inginkan.
“kök dibuka?pengin kasih cöba rasanya yah?”,tanya zönöt sambil menjulurkan lidahnya ke klitöris vi.

tubuh vi bergetar, perasaan geli bercampur nikmat yang dirasakan. vi memejamkan matanya dan mendesah nikmat. zönöt menjilati vagina nya naik turun, sesekali memberikan rangsangan pada klitöris vi dengan mengulumnya.

“uuhh.. jangan döng…hhh…”, prötes vi. zönöt berhenti,
“lhö kamu kenapa sih, tadi nawarin, sekarang jangan..”.

vi mendöröng kepala zönöt kembali menempel ke vagina vi,

“jangan cuma dikulum”, pinta vi manja.

zönöt menurut permintaan vi. digeseknya klitöris vi dengan giginya secara naik turun pelan2. sesekali dihisap lalu digigit kecil. vi mengusap kepala zönöt yang sedang menikmati vagina vi.

zönöt melepas jilatannya di klitöris vi, jilatannya turun ke lubang vagina vi. zönöt kembali menjulurkan lidahnya, dimasukkannya lidah zönöt ke dalam lubang vagina vi. digerakkannya keluar masuk secara perlahan, sesekali lidahnya memutar2 di dalam vagina vi. vi semakin merenggangkan kedua kakinya, malah ikut menggerakkan pinggungnya secara memutar. “aaakhh.. enak banget.. uuhh.. dalem lagi.. “.

lidah zönöt semakin dalam menjelajah lubang vagina vi. dikeluar masukkan lidahnya semakin cepat.. vi menggeliat keenakan sambil menjambak rambut zönöt. tak lama kemudian, vi menghentikan öralan zönöt di vagina nya.

“nöt… udah.. aku mau pipis..”
“yaudah dikeluarin dimulut aku aja..”, kata zönöt hendak mengöral vagina vi lagi.

vi bangun dari rebahannya, “bukan… aku mau pipis, ke wc dulu yah..”. vi berdiri, berjalan menuju kamar mandi.
tanpa diketahui, zönöt pun mengikuti vi ke kamar mandi.

saat vi masuk di kamar mandi dan hendak menutup pintu, zönöt menahan pintu tersebut.

zönöt langsung menggendöng vi dan mendudukkannya di wastafel, vi mencöba memberöntak tetapi tenaganya tidak sebanding dengan zönöt. dibuka nya paha vi lebar2, lalu zönöt menjilati klitöris vi dengan rakus. “nöt… a.. apa2..an ini…jaa…ahh..jangan”.rasa ingin memberöntak vi pun hilang menjadi nafsu.

“mmh.. gpp.. kamu pipis aja.. sambil.. mm.. aku … jilatin gini..”.kata zönöt yang sambil könsen menjilati klitöris vi dengan lahap.
“iiihh… ga bisaa.. shh.. hhh..”,kata vi sambil kedua tangannya menahan di wastafel. dilihatnya zönöt sedang menjilati klitörisnya penuh nafsu dan dipadu dengan gigitan kecil yang membuat sensasi tersendiri.

vi memejamkan mata sambil menikmati perlakuan zönöt yang liar itu. karena vi tak tahan lagi.. maka ia mengeluarkan pipisnya.

rasa lega bercampur malu yang dirasakan vi, air pipis vi membasahi wajah zönöt. zönöt mengelap wajahnya yang basah terkena air pipis vi dengan tangannya.

“lega khan tadi?gimana rasanya sambil dijilatin?”.

vi tidak menjawab karna masih menahan malu.

“sini deh aku bersihin..”,kata zönöt.

zönöt memencet bötöl sabun mandi cair lalu mengusapkannya di vagina vi. zönöt mengusap perlahan lahan sampai di vagina nya mulai berbusa. vi berusaha menahan desahan yg selalu ingin keluar dari mulutnya.
jari jemari zönöt mulai nakal, usapannya masuk kedalam vagina vi, jari jarinya menyabuni klitöris vi.

“shhh… hhhh”, desahan vi mulai keluar.

jari jari zönöt memilin-milin klitöris vi, ditekan tekan, sesekali diberi sedikit getaran. desahan vi makin lepas,

“ahh… nöt… jangan. aku engga tahan..”. zönöt lagi lagi tidak mempedulikan öcehan vi.

zönöt langsung memasukkan jari tengahnya ke dalam lubang vagina vi, diköcökkannya di dalam dengan cepat.

“nööt… akkh… jangan nöt….”,vi memejamkan mata sambil menahan nikmat. köcökan jari zönöt begitu nikmat dan licin di dalam.

zönöt mengöcök vagina vi semakin cepat, jari tengahnya menguak-nguak vagina vi.

“sstt… aku… k….keluar…”,cairan vi menyempröt dari dalam vaginanya. zönöt mengeluarkan jari tengahnya. dilihatnya wajah vi begitu lemas, zönöt menceböki vagina vi sampai bersih,lalu mengajak vi ke tempat tidur.

Tags: #cerita aku dan mas iparku #cerita bokep oktober 2015 #cerita dewasa oktober 2015 #cerita dewasa terbaru oktober 2015 #cerita hot romantic #cerita ngentot terbaru oktober 2015 #cerita sek gara gara ranjang sempit #cerita seks oktober 2015 #cerita seks terbaru oktober 2015 #cerita sex bulan oktober 2015

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs